Pendidikan.... Suatu proses untuk mencari arah hidup...
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2011

GURU


guru itu panutan
setiap langkah hidupnya menjadi inspirasi bagi muridnya
setiap jejak perjalanannya terukir indah di benak anak-anaknya

guru itu pembimbing
semua kata-katanya mempunyai arti yang indah
semua tingkah lakunya membawa inspirasi untuk semua

guru itu cinta
semua kasih sayangnya tercurahkan bagaikan mengajar anak kandungnya
semua cintanya terpancar bagaikan mentari yang menghangatkan jiwa

semua ini tentang guru..
guru yang kadang-kadang dicemooh saat memiliki secuil kesalahan..
namun tak pernah dianggap jika menularkan virus kecerdasan..


8/11/11

Rabu, 21 Desember 2011

13

13

angka itu keramat..

Katanya angka itu sial..

Ah percaya amat?

13 Juli
hari dimana keindahan terpancar..

Tak ada kata sial..

Ia ruang 1 dan aku ruang 3..
13

kita anak ke 1 dari 3 bersaudara.
13

wah, serba 13..



19/01/2010

Market

Jiwa ku memandang rangka-rangka berlalu lalang..

Berlalu lalang di atas para ilalang..

Para ilalang yg membusuk..

Bukan ilalang-ilalang yg kerjanya tumbuh di semak-semak!

Ilalang ini untuk rangka yang berlalu lalang..

Di depan,luar dari semua itu tampak menyejukkan mata..

Tapi di belakang,dalam dari semua itu tampak seperti selokan..

Si peminum bahkan pemakan air merah mengikuti isi hatinya.. Berkumpul dengan teman-temannya.. Pesta..

Mana sih rangka-rangka yang digaji untuk memandang ini?

Tak ku temui raga yang bergejolak..

Tempat ilalang busuk tak ku jumpai.. Tapi ilalang busuk banyak ku jumpai..

Ya..inilah pusat keramaian rangka-rangka yang congak..

Namun sayang..
Kecongakannya membuat tempat ini menjadikan rangka-rangka itu seperti si pemakan dan peminum air merah..

23/02/2010

Pencuri

Tak ada yg bisa membuatku luluh.. Hanya kamu..
Setiap perintah yg kau beri.. Kuturuti..
Kerikil-kerikil..
Ranting-ranting..
Daun-daun yg beterbangan.. Menjadi saksi..
Kau! Kau! Kau pencuri!
Tiga tahun satu bulan ini..
Kau mencuri sesuatu dariku! Mengapa tak kau kembalikan?
Tapi..
Bila kamu ingin mengembalikannya..
Aku tak mau..
Aku rela sesuatu itu kau curi..
Kamu!
Pencuri hati!
[13/08/10]

12/08/2010

Selasa, 20 Desember 2011

-,- GREY

.tak ingin jiwa ini mengenang ssuatu yg hilang..
.tiap jejak yg melekat dihati, ingin segera lepas..
.tapi..
.rga tak dapat melepas..
.abu-abu kenangan yg tak kan pernah hilang..
.menyodorkan sebongkah penyesalan karna aku telah menemukannya..
.jika bisa aku mengulang waktu, aku akan menutup segumpal daging ini..
.takkan pernah aku melihatmu..
.abu-abu kenanganku..
.karna aku sakit karenamu

25/12/2010

Penantian Juli

saat matamu ku tatap..
Ku telusuri dalam-dalam perasaanmu padaku..
Ku pelajari satu per satu untuk meyakinkan kata-katamu..
Kau dan aku saling menunggu..
Penantian yg lama ditunggu-tunggu..

Juli masih melambaikan tangannya pada kita..
Berharap pada kita unt trus sll brsama..

Kau mengajariku banyak hal..
Mulai dari n0l hingga berjuta-juta n0l..
Ku harap penantian ini tak sia-sia..
Dan Juli dapat gembira jika kita brsama..

:) -13 juli 07-


17/03/2011

Mata cipit nan empat

setiap aku melihatnya.. dia bagaikan bintang film dunia yg aku tak tau siapa..
senyuman berkembang diantara manis pipinya..
deg deg.. deg deg..
tiap kali aku ingin berjumpa dengannya seakan akan jantung ini ingin berlari dan berada digenggaman tangannya..
ku berusaha mengejar sesuatu yg mengejarku..
ha ha ha.. aneh memang..
tapi mata sipit nan empat memang akan slalu mengejarku dan aku pun kn begitu.. menanti penantian juli segera berlalu dan tali ke empat kan slalu mengikatku..
aku.. dan dia..


19/03/2011

18

Kisahku melekat di 18..
Dulu aku ingat saat bude punya KTP..
Tapi.. Ya inilah rasanya punya KTP..
Penjagaan diri sendiri meningkat..
Dulu.. Aku tak punya kisah..
Tapi kini..
Masa putih biru..
Masa putih abu-abu..
Menulis critanya di ingatanku..
Hidupku 18 tahun ini pun menjadi lebih sempurna disini.. Saat aku mempunyai sebuah buku diary unt menceritakan sesuatu.. Sesuatu itu kisah cinta..
Antara aku,dia,ia,dan mereka..
18 tahunku sempurna..


23/03/2011

Dan.. Motivasi Diri..

Ini tulisan..
Dan aqu ingin tulisan ini kamu baca..
Dengan ini aku dapat mengungkapkannya..
Dan..
Perasaan ini tak kan pernah berubah..
Meski dihapus waktu..
Meski dihadang badai..
Aku tak kan gentar..
Dan..
Aku tak kan rapuh..
Biarpun beribu lebah menghampiri.. Aku takkan goyah..
Namun.. Ini bisa sia-sia..
Dan ini sia-sia..
Jangan pernah berharap lagi..
Motivasi diri..


 28/04/11

Minggu, 23 Mei 2010

Penghalang

Belati menancap dalam hati..

Seperti santet..

Sakitnya tak bisa diungkapkan dengan kata-kata..

Menyudutkanku pada sudut-sudut kamarku..

Tersudut oleh penyakit yang sulit dapat diobati..

Aku menyudutkanku dalam sudut-sudut kamar..

Banyak orang lalu lalang..

Aku hanya ingin diperhatikan..

Namun kesibukkan berlalu lalang..

Aku tak mau jadi penghalang..

Dan tak mau kesibukan jadi penghalang..

Rabu, 12 Mei 2010

Tersandung

Jalan semakin rusak..

Debu-debu terbang masuk pori-pori kulit..

Terasa begitu gatal..

Tiba-tiba aku tersandung,sakit..

Gumpalan daging ini perih..

Tersandung batu yang terjal..

Batu itu bukan hanya menyakitkanku..

Batu itu menyakitkan mereka semua..

Anggota tubuh ini menjadi korban..

Tapi kepalaku tak sejalan dengan anggota tubuh yang lain..

Akankah tersandungku ini akan selalu menghantui aku?

Kepalaku..
Mengertilah aku..
Aku lelah seperti ini..

Senin, 18 Januari 2010

Dan sELESAi..

Ketika aku memendam sejuta rasa.. kau pun datang..

Ketika aku mempunyai waktu untuk mengatakannya.. kau pun membuat waktuku terhenti..

Waktuku terbuang untukmu.. Dan ketika aku merasakan ini sia-sia, ku lampiaskan semua padanya..

Hatiku kering, tapi kini tersiram oleh embun-embun sejuk..

Dan aku mengaku.. Cintaku untukmu..

Selasa, 12 Januari 2010

Karma Itu ada...

Kini kau rasakan....

Rasa perih...

Sakit...
Yang begitu mendalam...

Dulu hanya aku yang tahu tentang luka..

Tapi kini kamu juga tahu..

Bagaimana rasanya sayang?

Perih?

ha ha ha...

Itu salahmu!
Karma Tuhan berlaku..
Kau tak pernah percaya akan karma itu..

Sampai kini kau pun tak sadar..
Kau merasakan apa yang aku rasakan...

Lewat puisi ini, aku memberi tahumu agar sadar!

Sabtu, 09 Januari 2010

Kebatuanku

Jadi begitu?
Kenapa aku nggak bilang dari dulu aja?
Apa susahnya sih terus terang?
Toh kamu nggak akan jadi kayak gini kalo aku bilang ke kamu dari dulu...

Tiap kamu tanya, jawabnya enggak...
Geleng-geleng, berdalih...
Seakan-akan aku nggak percaya sama kamu...
Terus, selama ini kamu ini apa dimataku?

Lelah! Capek!
Ternyata perubahan itu nggak semudah saat diucapkan...
Nggak bisa semudah itu mengubah batu jadi hembusan angin
Apalagi mengubah kebencian menjadi keikhlasan...
Seakan-akan kebencian itu udah membatu di otakku
Jadi nggak bisa diangin-angini sama ucapanmu...
Yang mungkin aja nggak korosif
Nggak bisa merapuhkan kebatuanku itu...

Haha... Kebatuan...
Kebatuan yang memberikan pilihan
Memberi motivasi untuk terus meleburnya
Atau tetap membiarkannya tegar...
Membiarkan kebatuanku itu tetap mengenang dia didalamnya...

Astaghfirullah... Subhanallah... Allahu Akbar...
Kamu hanyalah sebutir debu di bumi milik Allah ini...
Bisa apa kamu ini?
Nggak logis, masa debu pengen melebur batu?
Yang ada debu hanya bisa terbang
Terbawa angin kelikhlasan yang berhembus dalam jiwa
Jiwa yang harus tersadar, terhentak, teriak
Atas pilihan yang harus dihadapinya...

Ya Allah, bantulah kamu...
Amin...

Rabu, 06 Januari 2010

Tuturan pemungut sampah

Lihat!
Mereka memandangku...
Aku jijik.. Aku hina..
Tapi aku punya hati..disini..3x
aku punya hati..
Disana mereka tersenyum..
Duduk di atas kursi sofa..
Lembut..
Kentul-kentul..
Huusstt.! Jangan tertawa!

Aku hanya ingin memberitahumu sesuatu tentang realita..
Disini aku duduk.. Tak ada yang menghormatiku.. Bukan hormat grak!
Tak ada yang memberiku gaji..
Hanya gaji ini..
Apa ini? Gaji sampah!

Tapi disana..disaat mereka duduk, uang datang..
Bicara..
'aku milikmu.. Aku milikmu..'

uang apa itu?
Uang daun?
Uang sampah?
Hanya uang palsu..
Palsu caranya,palsu pndapatannya..

Hei kamu?
Ya..kamu..
Kamu tau cara mendapatkan uang yg halal?
Tak tahu?
Pergi sana ke pesantren!
Tanya ustadnya!
Bagaimana cara memperoleh uang yang halal!

Hei!
Jangan kesana sendirian!
Ajak para pecundang negara!
Biar mereka membuka mata untukku..
Agar mereka mau memberiku uang..

Uang...uang..
Oh, aku bosan melihatmu!
Tapi aku mau kau menemaniku!

Aku mau memungut uang!
Bukan memungut sampah!

Suruh saja orang-orang yang disana memungut sampah!
Biar aku yang memungut uang..

Ha..ha..ha
aku mimpi..
Mimpi memungut uang..

Orang ini...

Ya Allah, ini terjadi lagi..

Astagfirullah, apa yg harus orang ini lakukan?

Menopang tubuh yg lemah,orang ini tak bs..

Berjalan di atas kobaran bara, ahh..malah tak mungkin..

Apa yg harus orang ini lakukan ya Allah?

Orang ini memang sudah sabar..

Tapi apakah kesabaran ini berbatas?

Orang ini lemah..
Orang ini merintih sakit..
Orang ini memuja.. Orang ini gila..

Apakah orang ini perlu menangiskan air mata darah?

Apakah orang ini perlu menusukkan belati tepat di dadanya?

Ataukah orang ini perlu bersujud sekali lagi di depan nya?

Kamu siapa sih? Membaca kata-kata dari orang yg tak pernah ikhlas.. Orang yg kerasnya melebihi batu karang..

Tak perlu Kau-kau! Membaca tulisan ini! Karna kau takkan mengerti!

Dan Orang ini hanya menggambarkan penghianat yg tak tau arah dan tak tau salah..

Takdir

Aku pnya adik..
Adik besar..

Aku seperti baru mengenalnya..
Ketika dia memanggilku 'mbak'..

Aku terpaku..

Sakit rasanya jika dia hanya menganggapku kakak..

Saudara..

Terserahlah..

Tak apa..

Ini takdirku. Memang,ini takdirku..

Hanya bisa memiliki yg ke tiga..

Selasa, 22 Desember 2009

Aku atau kamu?

Aku, atau kamu?

Yg sll memikirkan msa lalu?

Aku,atau kamu?

Yg sll lupa saat brsama?

Aku, atau kamu?

Yg sll mengingatnya?

Akankah itu aku?

Jika iya, hukum aku ya Allah..

Drop,, down,, perih,, sakit,, hancur,,

saat kata2 itu kau lontarkan..

Sharusnya aku yg mrah..

Bukan kamu..

Terlalu cepat kau menuduh..

Salah prsepsi..

Ya..inilah hidup..

Kerikil2 tajam bertebaran..

Kamis, 03 Desember 2009

Malu Aku...

Aku malu..

Penjajah negriku orang lokal..

Dlu memang tidak..

Tp kini,Ocehan para pjabat negri memanas..

Penuh emosi..

Tp mereka tak malu.. Pdhl mereka tak bertopeng..

Aku..
Aku malu..
Aku rakyatny Malu.. Terjajah oleh orang lokal..

Aku,Hidupqu,Kalian

Ktika qu mmjamkn mta..
Skit..
Ktika qu mnangis..
Skit..
Ktika qu ingt" i2..
Skit..

Mn ubatqu?
Aqu g pernh nmuin ubatqu.. Mgkin sdh abis..

Ato mgkn g dbri oleh Tuhan?

Sungguh,Perihny mnusuk hati..

Kalian membuatqu skit,perih,tak brnfas,
kalian tw? Oksigenqu kalian hirup.. Kalian mmbuatqu mati..

Tak rsakn indahny hidup..
Aqu benci..

Bukan krna benci pd hidupqu sayaaang, tp benci krna kalian..

Kalian yg seakn" merampas hidupqu..
Dan ternyta..

(mgkn) hdpqu brpihak pd kalian..

Hahaha.. Itu! Itu! Itu yg membuatqu mati.. Mati mengucurkan air mata darah..