Pendidikan.... Suatu proses untuk mencari arah hidup...

Senin, 01 Oktober 2012

Perangkat dan Klasifikasi Media Pembelajaran

Perangkat Pembelajaran
Perangkat berarti Perlengkapan.
Perangkat pembelajaran berarti perlengkapan pembelajaran, ada empat perangkat dalam pembelajaran yaitu:
Perangkat Pembelajaran
Klasifikasi Media Pembelajaran
  1. Media Pembelajaran Sederhana, dibagi menjadi:

Fungsi dan Kemampuan Media Pembelajaran

Fungsi Media Pembelajaran dibagi menjadi dua yaitu:
  1. Umum
    • Membawa pesan (materi) dari sumber pesan (guru) ke penerima pesan (murid)
  2. Khusus
    • Menarik perhatian murid 
      • Dengan bentuknya
      • Dengan warnanya
      • Dengan asesorisnya
      • Dengan adanya unsur gerak dan suara
    • Memperjelas penyampaian pesan (syaratnya: pengkodean pesan harus benar)
      • Dengan audio
      • Dengan visual
      • Dengan perabaan
      • Dengan Penciuman

Posisi Media Pembelajaran dan Landasan Penggunaan Media Pembelajaran

Proses Pembelajaran
Perencanaan -> Pelaksanaan -> Penilaian

Sistem Pembelajaran
Sistem Pembelajaran
Faktor yang mempengaruhi guru saat memberi materi pelajaran:
  1. Kemampuan guru (meliputi kecerdasan guru, penguasaan materi pelajaran yang akan diberikan, dll)
  2. Penampilan guru (meliputi cara berpenampilan, pakaian yang dipakai, cara penyampaian materi, dll)
  3. Kondisi fisik (misalnya tinggi rendahnya fisik guru, keras pelannya suara, dll)
  4. Kondiri Psikis (keadaan psikologis guru saat menyampaikan materi, misalnya guru sedang dalam keadaan bersedih atau senang)
  5. Perbedaan (meliputi sara, ras,  agama, suku, dll) namun pada perbedaan ini diharapkan tidak terlalu mempermasalahkan karena setiap manusia memiliki perbedaan
Faktor yang mempengaruhi murid saat menerima materi pelajaran
  1. Kemampuan murid (kecerdasan murid, intelegensi murid, penguasaan materi yang diberikan oleh guru)
  2. Perhatian murid (perhatian saat guru memberikan materi)
  3. Kondisi fisik (misalnya anak yang tubuhnya kecil ditempatkan di depan, sedangkan anak yang tubuhnya lebih besar ditempatkan di belakang)
  4. Kondisi Psikis (keadaan psikologi anak saat menerima pelajaran, dalam keadaan senang atau sedih)
  5. Perbedaan (sama seperti diatas)
Landasan  Penggunaan Media Pembelajaran
  1. Landasan Filosofis
  2. Landasan Psikologis
  3. Landasan Teknologis
  4. Landasan Empiris
Sumber: Dosen Matakuliah Media Pembelajaran Bapak Usep S. Univ. Negeri Malang

Arti Media Pembelajaran

Media berasal dari (jamak) Medium, artinya pengantar atau perantara yang digunakan dalam proses komunikasi
Kata lain dari media adalah alat, perangkat, perantara, bahan, sarana, jembatan, pengantar, dll


Media Pembelajaran dibagi menjadi dua yaitu:
  • Media  yang dirancang atau didesain, contohnya: perpustakaan, museum, galeri, dll yang fungsinya memang untuk mendukung belajar
  • Media yang tidak dirancang atau didesain, contoh: kebun pabrik-pabrik, dll yang fungsinya memang bukan untuk belajar tetapi ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk mendukung belajar
Komunikasi dan Pembelajaran merupakan suatu sistem karena memiliki komponen-komponen.

Persamaan Komunikasi dan Pembelajaran
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pelajaran kepada murid sehingga mereka tertarik untuk mencapai tujuan pembelajaran

Sumber: Dosen Matakuliah Media Pembelajaran Bapak Usep S. Univ. Negeri Malang

Pengertian, Tujuan, Manfaat, Fungsi Layanan, Jenis, Bidang Layanan, Prinsip-prinsip, Azas-azas, dan Landasan Bimbingan Konseling


Pengertian Bimbingan Konseling
Yaitu proses bantuan pada seseorang atau individu agar dapat memahami dan menerima keadaan dirinya sendiri dan keadaan lingkungan sekitar serta membantu orang tersebut untuk menyesuaikan diri secara positif agar tercipta kehidupan yang lebih baik.
Yaitu proses pemberian bantuan secara sistematis dan intensif kepada individu agar dapat memahami diri atau menerima diri atau  mnegarahkan diri dan memecahkan masalah sehingga dapat mencapai perkembangan yang optimal.

Tujuan diadakannya Bimbingan Konseling
  1. Membuat komitmen untuk mengamalkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat 
  2. Mempersipakan pribadi agar mampu merespon secara positif kejadian yang terjadi dalam kehidupannya 
  3. Membangun toleransi dalam setap pribadi agar mampu  merespon, saling memahami, menghormati, memelihara hak dan kewajiban 
  4. Memiliki sikap positif bagi diri dan oranglain sehingga tercipta hubungan yang harmonis 
  5. Diri mampu menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri 
  6. Membantu memiliki rasa tanggung jawab dalam bentuk komitmen terhadap tugas dan kewajibannya
  7. Membantu memiliki sikap respect (menghormati) pada orang lain dan menghargai orang lain.
  8. Individu mampu berinteraksi pada lingkungan sekitarnya 
  9. Membangun kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan di dalam hidup individu 
Secara umum tujuan Bimbingan Konseling -> membantu siswa dalam mencapau perkembangan optimal sesuai kemampuan agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang meliputi aspek-aspek pribadi  - sosial - belajar - dan karir, mencakup: 
  • Mengenal diri
  • Mengenal lingkungan
  • Mengenal masalah
  • Merumuskan rencana pribadi
  • Memecahkan Masalah
  • Mewujudkan potensi
  • Membuat keputusan